Indonesia bidik gelar perorangan Kejuaraan Dunia Junior

Jakarta (ANTARA News) – Indonesia membidik setidaknya satu gelar perorangan dari lima nomor yang dipertandingkan dalam Kejuaraan Bulu Tangkis Dunia Junior 2018 di Markham Pan Am Center, Ontario, Kanada, 12-18 November 2018.

“Jika dilihat dari daftar unggulan Kami punya peluang dari tunggal putra, ganda putri, atau ganda campuran. Kami bisa berharap dari salah satu sektor itu,” ungkap Manajer Tim Bulu Tangkis Junior Indonesia dalam Kejuaraan Dunia 2018 Susy Susanti seperti tercantum dalam situs resmi Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PBSI) yang dipantau Antara di Jakarta, Senin dini hari.

Tim junior Indonesia akan menurunkan 23 atlet dalam pertandingan perorangan pada sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.

Tim junior Indonesia mempunyai empat wakil yang menduduki posisi unggulan dua dunia dalam kejuaraan di Toronto itu seperti Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay pada tunggal putra.

Selain Ikhsan, Indonesia punya tiga pasangan atlet yang juga menjadi unggulan dua yaitu Ghifari Anandaffa Prihardika/Pramudya Kusumawardana Riyanto pada ganda putra, Ribka Sugiarto/Febriana Dwipuji Kusuma pada ganda putri, dan ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

“Setelah fokus pada pertandingan beregu, mereka harus sudah siap lagi untuk pertandingan perorangan. Mulai lagi dari awal. Hasil pertandingan beregu menjadi pembelajaran juga buat mereka. Mereka punya tambahan pengalaman, tekanan, kesulitan, dan hal-hal nonteknis lainnya. Mereka harus lebih siap dan lebih fokus lagi,” ujar Susy.

Peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 itu mengatakan tunggal putra Ikhsan bermain bagus pada pertandingan beregu dalam Kejuaraan Dunia Junior itu.

“Ikhsan tidak boleh terlalu percaya diri karena lawan itu kan berbeda-beda dan lebih banyak lagi. Pertandingan beregu menjadi bekal buat Ikhsan untuk tampil lebih baik lagi,” kata Susy.

Pada pertandingan beregu, Ikhsan  mencatatkan hasil sempurna karena selalu menyumbang poin bagi tim junior Merah-Putih. Lima kali diturunkan, Ikhsan terus mendulang poin bagi timnya, bahkan menjadi satu-satu wakil yang berhasil merebut poin dari Korea Selatan pada laga semifinal. Tapi, Indonesia kalah dari tim putra Korea Selatan 1-3.

Pada pertandingan perorangan, Ikhsan langsung menuju laga putaran kedua dan menunggu pemenang pertandingan antara atlet Malaysia Wai Yap Wyman Goh dengan tunggal putra Norwegia Benjamin Norden.

Baca juga: Garuda Muda Masuk Semifinal BWF World Junior Championships

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Owi/Butet lunasi kekalahan dari ganda campuran Malaysia

Jakarta (ANTARA News) – Pasangan ganda campuran andalan Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, sukses meraih kemenangan atas pasangan Malaysia Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai dengan skor 21-17 dan 21-19 dalam kejuaraan Fuzhou China Open 2018.

Hasil itu melunasi kekalahan yang sebelumnya mereka derita saat bertemu Goh/Lai dalam kejuaraan Singapore Open 2018, dengan skor 19-21 dan 18-21.

Pada gim pertama di Fuzhou, Owi/Butet sempat membuat Goh/Lai tidak berkutik. Akan tetapi, pada gim kedua, pasangan Malaysia itu mulai memberikan perlawanan, sehingga Owi/Butet beberapa kali tertinggal dalam perolehan angka.

Terlebih, pada gim kedua, Goh/Lai sempat unggul 14-10 dan 19-18 dari Owi/Butet, sebelun akhirnya pasangan ganda campuran andalan Indonesia itu mampu menutup peluang lawan untuk memainkan gim ketiga dan memenangkan pertandingan tersebut.

“Dari awal, kami sudah menguasai permainan. Di gim kedua, mereka pasti sudah tahu karakter bola dan lapangan, jadi bisa bermain total. Namun di gim terakhir itu kami lebih tenang. Yang penting, jangan sampai lengah,” kata Liliyana dalam siaran pers yang diterima Antara, Selasa.

Meskipun demikian, dia mengaku tidak akan menganggap enteng seluruh lawan yang akan dihadapi dalam kejuaraan tersebut. Dia akan berusaha tetap fokus dan tampil dengan maksimal.

“Lawan tidak bisa dianggap enteng. Selain itu, shuttlecock yang dipakai disini juga cukup berat. Jadi harus siap capek. Kejuaraan ini tidak mudah,” ujar Liliyana.

Sementara itu, Tontowi mengungkapkan walaupun sudah beradaptasi dengan kondisi lapangan dan shuttlecock yang digunakan, pasangan Malaysia tersebut tidak mudah untuk dikalahkan, sehingga butuh perjuangan ekstra untuk menaklukannya.

“Pasangan Malaysia itu bermain aman, jadi tidak mudah ditaklukan. Mudah-mudahan di pertandingan selanjutnya, kami lebih tahan lagi dalam menghadapi lawan-lawan kami,” ungkap Tontowi.

Pada pertandingan selanjutnya di Fuzhou China Open 2018, Liliyana/Tontowi akan berhadapan dengan Hwi Tae Kim/Kim Hye Jeong dari Korea Selatan. Kedua pasangan tersebut belum pernah saling berhadapan. 

Baca juga: Tim Junior Indonesia Menang Telak Atas Macau

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Susi Susanti: Tim junior Indonesia cepat beradaptasi

Jakarta (ANTARA News) – Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengatakan tim junior Indonesia yang akan berlaga dalam kejuaraan BWF World Junior Championships 2018 di Kanada cepat beradaptasi dengan cuaca dingin. 

“Kalau tidak cepat menyesuaikan diri, pasti akan susah. Tapi di hari ketiga, saya lihat mereka (para atlet) sudah cukup menyesuaikan,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susi Susanti dalam siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, Senin. 

Menurut perempuan yang juga menjabat sebagai manajer tim bulu tangkis Indonesia itu, seluruh tim, termasuk atlet, memang sengaja berangkat lebih awal untuk mengantisipasi jet lag dan cuaca dingin. 

“Karena setidaknya butuh satu sampai dua hari untuk menyesuaikan diri. Di sini (Kanada), waktunya tidur kita harus bangun, waktunya bangun kita mengantuk. Jadi, memang butuh penyesuaian,” ujar Susi. 

Sementara itu, pelatih fisik PBSI yang turut mendampingi tim Indonesia Yansen Alpine menuturkan cuaca dingin menjadi kendala non teknis yang harus dihadapi. Maka dari itu, pihaknya menyiapkan program latihan khusus untuk mengatasi kendala tersebut. 

“Program khusus itu memperbanyak jogging dan stretching sebelum latihan. Karena di sini (Kanada) dingin, jadi harus banyak gerak. Sebelum latihan, mereka (para atlet) harus benar-benar panas,” tutur Yansen. 

BWF World Junior Championship 2018 berlangsung mulai 5 hingga 18 November 2018 di Markham Pan Am Venue, Ontario, Kanada. Tim Junior Indonesia yang terdiri dari 23 atlet telah bertolak menuju Kanada sejak Rabu (31/10) lalu. 

BWF World Junior Championships 2018 akan mempertandingkan dua nomor, yaitu beregu dan perorangan. Pertandingan beregu campuran berlangsung pada 5 hingga 10 November 2018, sedangkan pertandingan perorangan berlangsung mulai 12 hingga 18 November 2018. 

Pada hari pertama, 5 November 2018, terdapat dua jadwal pertandingan yang akan dijalani oleh Tim Junior Indonesia, yaitu menghadapi Austria pada pukul 12.00 siang waktu Kanada dan juga menghadapi Macau pada pukul 19.00 malam waktu Kanada. 

Baca juga: Tim junior Indonesia lakukan program khusus adaptasi cuaca dingin
 

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Tim junior bidik semifinal kejuaraan dunia 2018

Jakarta (ANTARA News) – Tim bulu tangkis Indonesia membidik putaran semifinal pada Kejuaraan Dunia Junior 2018 yang berlangsung di Markham Pan Am Center, Ontario, Kanada, pada 5-10 November.

“Tim Indonesia menjadi tim unggulan dua dengan target semifinal. Kami berharap tim kami dapat mencapai target sesuai dengan undian, yaitu final. Tapi, kami harus fokus pada satu demi satu pertandingan,” kata Manajer Tim Indonesia dalam Kejuaraan Dunia Junior 2018 Susy Susanti dalam keterangan tertulis Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) itu yang diterima Antara di Jakarta, Senin.

Tim junior Merah-Putih masuk grup H bersama tim junior Inggris, Meksiko, dan Austria. Susy yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI itu mengaku optimistis timnya dapat melalui fase grup tanpa kendala.

“Kami optimistis dapat meraih juara grup sbobet. Indonesia masih punya kekuatan di atas tim lain dalam grup sbobet. Kami unggul pada sektor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Tunggal putra juga cukup kuat. Hanya mungkin sektor tunggal putri yang kekuatannya sedikit di bawah nomor lain,” ujarnya.

Susy mengaku kekuatan sektor tunggal putri dalam Kejuaraan Dunia Junior 2018 berbeda dengan kejuaraan pada 2017.

Indonesia menurunkan 23 atlet juniornya di Kanada yang akan bertanding pada nomor beregu dan perorangan. Pertandingan beregu berlangsung pada Senin (5/11) hingga Sabtu (10/11). Sedangkan pertandingan perorangan akan berlangsung pada 12-18 November.

Para pemain junior yang bertanding dalam Kejuaraan Dunia 2018 itu merupakan pemain-pemain yang telah mengikuti Kejuaraan Asia Junior 2018 yang berlangsung di Jakarta pada Juli.

“Kami memilih para pemain dengan kriteria prestasi, peringkat, dan potensi mereka, serta kebutuhan tim. Kami target satu gelar juara. Kami juga berharap dapat mempertahankan dua gelar,” ujar Susy.

Pada Kejuaraan Dunia Junior 2017, Indonesia mendapatkan gelar pada sektor tunggal putri atas nama Gregoria Mariska Tunjung dan ganda campuran atas nama Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.

Berikut nama-nama pemain junior Indonesia yang akan turun pada nomor pertandingan beregu:

Putra
1.    Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay (tunggal putra)
2.    Karono (tunggal putra)
3.    Alberto Alvin Yulianto (tunggal putra)
4.    Christian Adinata (tunggal putra)
5.    Daniel Marthin (ganda putra)
6.    Bernadus Bagas Kusumawardana (ganda putra)
7.    Pramudya Kusumardana Riyanto (ganda putra/ganda campuran)
8.    Ghifari Anandaffa Prihrdika (ganda putra/ganda campuran)
9.    Leo Rolly Carnando (ganda putra/ganda campuran)
10.  Rehan Naufal Kusharjanto (ganda campuran)

Putri:
1.    Putri Kusuma Wardani (tunggal putri)
2.    Stephani Widjaja (tunggal putri)
3.    Yasnita Enggira Setiawan (tunggal putri)
4.    Agatha Imanuela (ganda putri)
5.    Febriana Dwipuji Kusuma (ganda putri)
6.    Nita Violina Marwah (ganda putri)
7.    Putri Syaikah (ganda putri)
8.    Siti Fadia Silva Ramadhanti (ganda putri/ganda campuran)
9.    Ribka Sugiarto (ganda putri/ganda campuran)
10.  Lisa Ayu Kusumawati (ganda campuran).

PBSI Targetkan Satu Gelar di BWF World Junior Championship

Jakarta (ANTARA News) – Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menargetkan tim junior Indonesia dapat meraih satu gelar juara dalam Kejuaraan BWF World Junior Championships 2018 di Markham Pan Am Venue, Ontario, Kanada.

“Target tim junior Indonesia dalam BWF World Junior Championships 2018 adalah bisa meraih satu gelar juara. Semoga target itu bisa kami capai,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susi Susanti saat dihubungi Antara di Jakarta, Sabtu.

Sampai dengan saat ini, menurut mantan pebulutangkis itu, persiapan tim junior Indonesia sudah cukup baik, sehingga diharapkan seluruh atlet dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya selama berlangsungnya pertandingan tersebut.

“Persiapan atlet-atlet junior kita berjalan baik. Latihan juga sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Sekarang kami fokus ke pertandingan. Semoga semuanya berjalan dengan baik dan atlet-atlet junior kita bisa mencetak prestasi yang membanggakan,” ujar Susi.

Sementara itu, dia mengungkapkan peluang untuk meraih gelar juara dalam kompetisi tersebut terletak pada sejumlah nomor pertandingan, yaitu ganda putri, mix double dan tunggal putra. Meskipun demikian, dia tetap berharap setiap atlet dapat tampil secara maksimal.

“Saat ini, seluruh atlet sedang dalam masa adaptasi dengan kondisi di Kanada. Mereka (para atlet) juga sudah mulai latihan. Hari ini, rencananya, kami akan mencoba lapangan pertandingan. Kondisi keseluruhan atlet saat ini cukup baik. Semoga semuanya berjalan dengan lancar,” ungkap Susi.

BWF World Junior Championship 2018 akan berlangsung 5 hingga 18 November 2018 di Markham Pan Am Venue, Ontario, Kanada. Tim junior Indonesia yang terdiri dari 23 atlet telah bertolak menuju Kanada sejak Rabu (31/10) lalu.

BWF World Junior Championships 2018 akan mempertandingkan dua nomor, yaitu beregu dan perorangan. Pertandingan beregu campuran berlangsung pada 5 hingga 10 November 2018, sedangkan pertandingan perorangan berlangsung mulai 12 hingga 18 November 2018.

Pada hari pertama, 5 November 2018, terdapat dua jadwal pertandingan yang akan dijalani oleh Tim Junior Indonesia, yaitu menghadapi Australia pada pukul 12.00 siang waktu Kanada dan juga menghadapi Macau pada pukul 19.00 malam waktu Kanada.
Baca juga: Superliga Junior jadi ajang pemantauan tim nasional

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Sejumlah atlet bulu tangkis terima tawaran menjadi PNS

Jakarta (ANTARA News) – Sejumlah atlet bulutangkis peraih medali Asian Games 2018 mengaku ingin memanfaatkan bonus yang telah diberikan oleh pemerintah berupa pengangkatan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). 

Salah satu atlet tersebut, yakni Apriyani Rahayu yang berhasil memenangkan medali perunggu Asian Games 2018 dalam pertandingan bulutangkis ganda putri bersama dengan Greysia Polli. 

“Saya mau ambil tawaran jadi PNS. Lagipula, itu tawaran yang bagus. Sayang sekali kalau tidak dimanfaatkan,” kata Apriyani usai acara konferensi pers di Jakarta, Rabu. 

Menurut dia, dengan menerima tawaran tersebut, maka itu berarti menghargai tawaran yang diberikan oleh pemerintah, sehingga harus diterima dan dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. 

“Saya sudah isi formulir untuk jadi PNS itu. Tapi masih belum ada pemberitahuan lebih rinci mengenai tugas dan penempatannya di bagian apa. Saya tunggu saja,” ujar Apriyani. 

Sementara itu, peraih medali perunggu Asian Games 2018 lainnya, yaitu Liliyana Natsir juga mengaku tidak akan menyia-nyiakan tawaran untuk menjadi PNS tersebut. Bahkan sekalipun dia telah berencana untuk menjadi wiraswasta. 

“Memang saya ada rencana untuk membuka usaha sendiri setelah pensiun jadi atlet. Tapi saya juga tidak mau melewatkan tawaran untuk menjadi PNS. Saya mau ambil tawaran itu,” tutur Liliyana. 

Hal senada juga disampaikan oleh pasangan ganda putra peraih medali emas Asian Games 2018, yakni Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon yang mengaku akan menerima tawaran untuk menjadi abdi negara. 

“Mau. Saya mau jadi PNS. Kenapa tidak? Kan sudah dapat tawaran dari pemerintah,” tutur Kevin singkat. 

Sedangkan bagi Marcus, menjadi pegawai negeri merupakan pekerjaan yang baik, sehingga sayang sekali apabila tawaran tersebut dilewatkan begitu saja. 

“Saya mau terima tawaran jadi PNS. Itu (PNS) pekerjaan yang bagus. Sudah ditawarkan, ya terima saja,” ungkap Marcus. 

Seperti diketahui, selain bonus berupa uang tunai, pemerintah juga memberikan bonus berupa pengangkatan menjadi PNS bagi para atlet yang berhasil meraih medali dalam ajang Asian Games 2018. 

Baca juga: BRI apresiasi atlet bulutangkis berprestasi dalam Asian Games 2018

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Minions gagal di final Prancis Terbuka

Jakarta (ANTARA News) – Pasangan ganda putra bulu tangkis nomor satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, harus merelakan gelar juara Prancis Terbuka 2018 tergelincir dari genggaman mereka setelah takluk dari pasangan China Han Chengkai/Zhou Haodong, dalam partai final di Paris, Prancis, Minggu.

Pasangan yang akrab disapa Minions itu takluk lewat tiga gim 21-23, 21-8, 17-21, dalam laga yang berlangsung selama 52 menit, demikian catatan pertandingan laman resmi BWF.

Kekalahan di partai final turnamen berhadiah total 750 ribu dolar AS itu, catatan pertemuan Kevin/Marcus dengan Han/Zhou menjadi 1-2, setelah sebelumnya mereka juga menelan kekalahan saat bersua di China Terbuka 2018.

“Kami tetap bersyukur dengan hasil yang telah kami raih pada dua pekan berturut-turut mencapai putaran final. Tenaga kami juga sudah terkuras,” kata Marcus selepas pertandingan di Stadion Pierre de Coubertin, Paris seperti tercantum dalam situs resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Sinyo, panggilan Marcus, mengaku banyak melakukan kesalahan dengan bola-bola keluar garis lapangan pada gim ketiga. Sedangkan pada gim pertama, pasangan Indonesia itu mengaku kurang beruntung.

“Kok di sini lebih berat dibanding di Denmark sehingga tenaga kami banyak terkuras,” kata Sinyo yang telah mengoleksi tujuh gelar juara sepanjang keikutsertaan mereka dalam berbagai turnamen internasional sbobet indonesia pada 2018, termasuk Denmark Terbuka 2018.

Meskipun kalah di Paris, Sinyo menambahkan hasil yang telah diraihnya bersama Kevin sudah lebih dari cukup karena masuk putaran final pada turnamen tingkat Super 750.

“Kami harus mengevaluasi penampilan kami karena tentu ada yang kurang dari permainan tadi. Kami harus mempelajari lagi,” kata Sinyo.

Sementara, Kevin mengatakan pola permainannya bersama Marcus harus lebih tenang meskipun sedang tertekan oleh lawan. “Kami harus pintar mengatur strategi permainan karena lawan bermain cepat dan tidak mudah ditaklukkan,” kata Kevin.

Selepas mengikuti dua turnamen di Eropa, yaitu Denmark dan Prancis, Kevin/Marcus akan kembali turun pada dua turnamen lain pada November 2018 yaitu China Terbuka di Fuzhou dan Hong Kong Terbuka di Kowloon.

Gregoria pastikan mundur dari kejuaraan Jerman akibat cedera

Jakarta, (Antara News) – Atlet bulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung dipastikan mundur dari turnamen SaarLorLux 2018 di Saarbrucken, Jerman, 30 Oktober – 4 November menyusul cedera pinggang sejak turnamen Denmark Terbuka 2018.

“Setelah melakukan tindakan indetifikasi cedera di Pusat Medis Olahraga di Paris, Gregoria tidak memungkikan untuk mengikuti turnamen berikutnya. Kami memilih untuk memberikan istirahat bagi Gregoria,” kata pelatih kepala tunggal putri Minarti Timur seperti yang dilansir laman Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PBSI) yang dipantau Antara di Jakarta, Minggu.

Baca juga: Cedera pinggang paksa Gregoria mundur dari Prancis Terbuka

Minarti mengatakan pemulihan cedera bagi Gregoria bertujuan menghindari risiko lebih parah pada kondisi fisik atlet berusia 19 tahun itu.

Gregoria semula merasakan cedera pinggang ketika bertanding pada laga perempat final Denmark Terbuka 2018 ketika menghadapi pemain tuan rumah Line Hojmark Kjaersfeldt.

“Gregoria sudah mendapatkan obat dan vitamin untuk pemulihan cederanya. Semoga dia bisa pulih secepatnya. Semestinya kondisi Gregoria tidak perlu dikhawatirkan,” kata Minarti.

Atlet asal klub Mutiara Cardinal Bandung itu masih dijadwalkan untuk mengikuti turnamen Korea Terbuka 2018 pada November. “Tapi, kami masih ingin melihat hasil pemeriksaan dokter PBSI di Jakarta, nanti,” ujar Minarti.

Selepas Gregoria mundur dari Jerman, Indonesia akan mengirimkan atlet tunggal putri Fitriani selain pasangan ganda putri Rizki Amelia Pradipta/Ni Ketut Mahadewi Istarani.

Sebelumnya, Gregoria menyatakan mundur pada gim kedua laga perempat final Prancis Terbuka 2018 ketika menghadapi pemain unggulan Jepang Akane Yamaguchi dengan skor 15-21, 6-11. ***4***

Baca juga: Susy berharap capaian Gregoria di Denmark hanya langkah awal
 

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Kevin/Marcus lolos ke final Prancis Terbuka

Jakarta (ANTARA News) – Pasangan ganda putra andalan Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, lolos ke putaran final turnamen bulu tangkis Prancis Terbuka 2018 dengan menaklukkan pasangan India dalam pertandingan semifinal yang berlangsung di Paris, Prancis, Sabtu waktu setempat.

Kevin/Marcus, seperti dipantau Antara di Jakarta, Minggu dini hari, dari situs resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), menang dalam dua gim langsung 21-12, 26-24 atas pasangan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty selama 42 menit permainan turnamen tingkat Super 750 itu.

Pasangan atlet Merah-Putih yang akrab disapa Minions itu semakin mengokohkan catatan pertemuan mereka dengan Satwiksairaj/Chirag menjadi 5-0 setelah hasil di Paris itu.

Minions sebetulnya berpeluang menyelesaikan permainan tanpa melewati game setting pada gim kedua. Hanya saja ketika kubu Indonesia meraih match point 21-19, ganda India peringkat 25 dunia itu mampu menambah satu poin sehingga memaksa Kevin/Marcus bermain hingga lewat poin 20 gim kedua.

“Permainan lawan pada gim kedua sangat berbeda dengan gim pertama. Mereka punya peningkatan pola permainan. Pada gim pertama, mereka mungkin bermain secara gugup sehingga bermain tidak nyaman,” kata Marcus yang mengaku lega bisa lolos ke putaran final seperti tercantum dalam situs resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Sementara, Kevin mengakui perubahan pola permainan Satwiksairaj/Chirag pada gim kedua dari sisi kecepatan dan pertahanan yang lebih rapat dalam turnamen berhadiah total 750 ribu dolar AS itu.

Baca juga: Cedera pinggang paksa Gregoria mundur dari Prancis Terbuka

Pada pertandingan putaran final yang akan berlangsung Minggu waktu setempat di Stadion Pierre de Coubertin Paris, Kevin/Marcus akan menantang pasangan China Han Chengkai/Zhou Haodong yang telah menundukkan ganda Taiwan Lee Jhe-Huei/Lee Yang 13-21, 21-18, 21-17 dalam pertandingan semifinal.

Pertemuan di Prancis Terbuka 2018 itu akan menjadi catatan pertemuan ketiga bagi Kevin/Marcus dengan Han/Zhou setelah keduanya saling berhadapan dalam Kejuaraan Dunia 2018 dan China Terbuka 2018.

“Kami sudah mengevaluasi penampilan kami pada pertemuan sebelumnya. Kami harus lebih siap kelelahan dengan kondisi lapangan di Paris karena lawan tidak mudah ditaklukkan. Mereka pernah mengalahkan kami sehingga kami akan lebih waspada,” kata Kevin.

Minions menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang mampu menembus putaran final Prancis Terbuka 2018 setelah ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu kalah 10-21, 8-21 dari pasangan Jepang Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara di semifinal.

Baca juga: Greysia/Apriyani gagal pertahankan gelar Prancis Terbuka

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

PB Djarum pertahankan gelar beregu campuran junior Pembangunan Jaya

Jakarta  (ANTARA News) – PB Djarum Kudus sukses mempertahankan juara turnamen beregu campuran junior Pembangunan Jaya Cup setelah di partai final di GOR Jaya Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu menang 3-0 atas PB Exist Jakarta.

Tim yang berpusat di Kudus Jawa Tengah ini membuka keunggulan melalui pasangan ganda campuran Leo Rollyncarnando/Indah Cahya Sari Jamil. Keduanya harus bermain selama 50 menit untuk mengalahkan Dejan Ferdinansyah/Nita Violina Marwah, 22-20, 21-14

Pemain tunggal putra Bobby Setiabudi memperbesar keunggulan menjadi 2-0. Bobby sukses menundukkan Yonathan Ramlie dengan 21-19, 21-14.

Kemenangan Djarum dipastikan lewat pasangan ganda putra Daniel Marthin/Leo Rollycarnando. Pasangan ini mengalahkan Caesar Bagus Sadewa/Dejan Ferdinansyah 21-15, 18-21, 21-18 dalam waktu 1 jam 15 menit.

Dengan hasil ini, PB Djarum sukses mempertahankan gelar sebagai juara turnamen beregu campuran junior Pembangunan Jaya Cup. Sementara itu PB Exist Jakarta harus puas sebagai runner-up.

Adapun tuan rumah PB Jaya Raya Jakarta berada di peringkat ketiga, setelah megalahkan Mutiara Cardinal Bandung 3-0.

Jaya Raya membuka keunggulan lewat pasangan ganda campuran Ferdian Mahardika Ranialdy/Dinda Dwi Cahyaning. Mereka menundukkan pasangan Alif Rafsyah Mauthuthihona/Rayhan Vania Salsabila dalam laga berdurasi 27 menit.

PB Jaya Raya menambah keunggulan lewat pemain tunggal putra Karono. Bertemu Muhammad Antonio Dhyasz pada partai kedua, Karono menang dalam 45 menit.

Jaya Raya semakin dekat dengan kemenangan setelah menurunkan pasangan Ferdian Mahardika Ranialdy/Ghifari Anandaffa Prihardika pada partai ketiga. Secara kemampuan, mereka memang masih di atas lawan, yaitu pasangan Ari Kusuma/Bagas Febrian Sani.

Dika/Daffa hanya butuh 23 menit untuk mengunci kemenangan, sekaligus memastikan Jaya Raya meraih peringkat ketiga turnamen Pembangunan Jaya Cup 2018.

Berikut hasil pertandingan final Pembangunan Jaya Cup 2018 :

Djarum Kudus 3-0 Exist Jakarta

Ganda Campuran : Leo Rollycarnando/Indah Cahya Sari Jamil vs Dejan Ferdinansyah/Nita Violina Marwah 22-20, 21-14
Tunggal Putra       : Bobby Setiabudi vs Yonathan Ramlie 21-19, 21-14
Ganda Putra         : Daniel Marthin/Leo Rollyrcanando vs Caesar Bagus Sadewa/Dejan Ferdinansyah 21-15, 18-21, 21-18

Pertandingan antara Jaya Raya 3-0 Mutiara Cardinal :

Ganda Campuran : Ferdian Mahardika Ranialdy/Dinda Dwi Chayaning vs Alif Rafsyah Mauthuthihona/Rayhan Vania Salsabila 21-16, 21-12
Tunggal Putra        : Karono vs Muhammad Antonio Dhyasz 21-8, 21-18
Ganda Putra          : Ferdian Mahardika Ranialdy/Ghifari Anandaffa Prihardika vs Ari Kusuma/Bagas Febrian Sani 21-8, 21-15. 

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Greysia/Apriyani gagal pertahankan gelar Prancis Terbuka

Jakarta (ANTARA News) – Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu gagal mempertahankan gelar juara turnamen Prancis Terbuka setelah kalah pada semifinal yang berlangsung di Paris, Prancis, Sabtu.

Greysia/Apriyani, seperti dipantau Antara di Jakarta, dari situs resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), kalah dari pasangan Jepang unggulan lima Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara selama 34 menit permainan dalam dua gim langsung 10-21, 8-21.

Kekalahan itu sekaligus menjadi kekalahan kedua pasangan Indonesia peringkat tiga dunia itu dari Mayu/Wakana setelah pertemuan terakhir mereka pada Kejuaraan Dunia 2018 di China.

Greysia/Apriyani, seperti tercantum dalam situs resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), mengaku tertekan oleh permainan pasangan peringkat lima dunia itu dan tidak mampu bermain sebagaimana peringkat mereka.

Pengembalian serangan dari Mayu/Wakana pun tidak dapat berlangsung sempurna bagi kubu Merah-Putih itu sehingga lawan semakin diuntungkan dan mudah untuk menyerang.

“Kami tidak dapat keluar dari tekanan lawan,” kata Greysia tentang permainannya bersama Apriyani terutama pada gim kedua ketika mereka tertinggal jauh dan kalah 8-21.

Greysia mengaku kecewa dengan hasil yang telah diraihnya pada Prancis Terbuka 2018 karena tidak mampu mempertahankan gelar juara. “Tapi, kami tidak akan menyerah. Kami harus mengevaluasi penampilan kami karena kami kalah pada semifinal,” katanya.

Apriyani mengatakan pukulan-pukulan pasangan Jepang sangat kencang selain punya keunggulan pola permainan yang berbeda dengan pasangan lain asal Negeri Sakura itu. “Mereka lebih kuat. Tapi secara umum, ganda Jepang punya kemampuan sulit untuk ditaklukkan,” kata Apriyani.

Meskipun telah kehilangan kesempatan merebut gelar juara pada nomor ganda putri lewat Greysia/Apriyani, Indonesia masih memiliki wakil pada nomor ganda putra yaitu Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

Kevin/Marcus akan menghadapi pasangan India Satwiksairaj Rankireddy/Chirah Shetty pada laga semifinal yang berlangsung di Stadion Pierre de Coubertin, Paris, Sabtu waktu setempat.

Baca juga: Cedera pinggang paksa Gregoria mundur dari Prancis Terbuka

Baca juga: Jonatan takluk dari Chen Long di Paris

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Tuan rumah Jaya Raya gagal ke final

Jakarta (ANTARA News) – Tim tuan rumah PB Jaya Raya gagal melangkah ke final kejuaraan Pembangunan Jaya Raya Cup Yunior 2018 untuk kategori beregu campuran setelah di semifinal menyerah dari tim PB Djarum dengan skor 2-3.

Bertanding di GOR PB Jaya Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, tim tuan rumah mengawali kejuaraan dengan kekalahan setelah pemain ganda campuran Dinda Dwi Chayaning/Ghifari Anandafta kalah dari pasangan Indah Cahya/Leo Rollycarnando 21-19, 16-21, 16-21.

Tak ingin kembali tertinggal, tim tuan rumah menghentak di pertandingan kedua melalui pemain tunggal putra Karano yang mengalahkan Muhammad Aldo Apriyandi 21-16, 21-16. Kedudukan pun berubah menjadi sama kuat 1-1.

Harapan tuan rumah untuk unggul sebenarnya bertumpu pada pasangan Ferdian Prihardika Ranialdy/Ghifari Anandafta Prihardika. Hanya saja, pasangan andalan tuan rumah ini justru kalah dari pasangan Daniel Marthin/Leo Rollycarnando 16-21, 24-22, 19-21.

Pada gim ketiga, Ranialdhy/Ghifari sebenarnya sudah di atas angin. Mereka unggul 19-17. Namun, keduanya justru kehilangan kepercayaan diri dan tertekan. Keunggulan mereka pun terkejar bahkan terlewati. Pemain Djarum bahkan mendapatkan kemenangan dengan menutup pertandingan dengan 21-19.

“Memang kami punya peluang di ganda putra yang seharusnya menjadi poin kemenangan kami. Namun, inilah pertandingan, mereka tak hanya harus kuat stamina, tetapi juga mental dalam bertanding,” kata pelatih Jaya Raya, Bambang Suprianto dalam keterangan resminya.

Kondisi tertinggal 1-2, PB Jaya Raya kembali bangkit dan menyamakan kedudukan lewat tunggal putri Maharani Sekar Batari yang sukses mengalahkan adalan PB Djarum, Nandini Putri Arumni dengan skor 21-16, 15-21, 21-19.

Namun, di partai penentuan PB Jaya Raya harus mengakui keunggulan PB Djarum. Pasangan ganda putri mereka, Lanny Tria Mayasari/Tryola Nadia kalah 19-21, 11-21 dari pasangan Indah Cahya Sari/Lisa Ayu Kusumawati.

Di partai final di tempat yang sama, Sabtu (27/10) PB Djarum akan ditantang klub Exist Jakarta yang di babak semifinal mampu mengalahkan klub Mutiara Cardinal, Bandung. ***4***

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Minions tundukkan pasangan Jepang di Prancis

Jakarta (ANTARA News) – Atlet bulu tangkis ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, atau akrab disapa pasangan Minions, menundukkan pasangan Jepang Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe dalam laga putaran kedua turnamen Prancis Terbuka 2018 yang berlangsung di Paris, Prancis, Kamis.

Pasangan Minions, seperti dipantau Antara di Jakarta, Kamis malam, dari situs resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), menang dalam dua gim langsung 21-14, 22-20 selama 40 menit permainan.

Hasil pertandingan turnamen tingkat Super 750 itu menjadi catatan kemenangan pertama Kevin/Marcus atas pasangan Endo/Watanabe yang merupakan pasangan peringkat 10 dunia.

“Pada gim kedua, lawan bermain lebih baik dengan pertahanan kuat dan tidak terburu-buru. Endo adalah pemain berpengalaman. Dia lebih sabar dan mampu melambatkan tempo permainan,” kata Marcus seperti tercantum dalam situs resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Meskipun sempat tertinggal 18-20 pada gim kedua, Kevin/Marcus mampu tampil tenang dan meraih empat poin berturut-turut sehingga menutup permainan laga kedua sekaligus menjadi tiket menuju perempat final Prancis Terbuka 2018.

“Kami sudah meraih kemenangan pada gim pertama. Ketika kami tertinggal pada gim kedua, kami bermain lebih tenang. Tapi, kami terus berusaha untuk mendapatkan poin,” kata Kevin.

Pada pertandingan putaran perempat final yang akan berlangsung pada Jumat (26/10) waktu setempat, pasangan Minions akan menghadapi ganda putra Taiwan Chen Hung Ling/Wang Chi-Lin.

Pasangan Taiwan Chen/Wang itu melaju ke putaran perempat final setelah mengalahkan pasangan lain Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan 21-13, 21-11 selama 31 menit permainan. 

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Ricky/Debby akhiri permainan sebagai pasangan di Paris

Jakarta (ANTARA News) – Atlet bulu tangkis ganda campuran Indonesia Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto mengakhiri permainan mereka sebagai pasangan campuran dalam turnamen internasional pada laga pertama Prancis Terbuka 2018 yang berlangsung di Paris, Prancis, Rabu waktu setempat.

Ricky/Debby, seperti dipantau Antara di Jakarta, Kamis dini hari, dari situs resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), kalah dari pasangan Inggris Marcus Ellis/Lauren Smith dalam dua gim langsung 18-21, 18-21 selama 44 menit permainan turnamen tingkat Super 750 itu.

Pemusatan latihan nasional Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) akan membongkar pasangan Ricky/Debby setelah turnamen Prancis Terbuka 2018. Ricky akan berpasangan dengan atlet ganda putri Della Destiara Haris dan mereka akan turun pada nomor ganda campuran. Sedangkan Debby akan berpasangan dengan Rinov Rivaldy pada turnamen berikutnya.

Pasangan Ricky/Debby yang telah menempati peringkat 20 dunia itu, seperti tercantum dalam situs resmi PBSI, mengaku pola permainan yang telah dirancangnya gagal menembus pertahanan pasangan Inggris Marcus/Lauren.

“Setelah mendapatkan posisi menyerang, kami tidak dapat mengeksekusinya menjadi poin bagi kami,” ujar Debby.

Debby mengatakan hasil yang dipetiknya bersama Ricky dalam turnamen berhadiah total 750 ribu dolar AS itu tidak memuaskan. “Mungkin ini adalah terakhir kalinya saya bermain di Paris. Tahun depan, saya tidak mungkin bermain lagi di sini,” ujar Debby mengungkapkan kekecewaannya.

Ricky mengaku Marcus/Lauren seakan mampu menebak pola permainannya bersama Debby yang semula merancang tempo permainan cepat. “Saya juga masih kurang tenaga ketika menyerang,” kata Ricky.

Walaupun Ricky/Debby tersingkir, Indonesia menempatkan dua wakil pada nomor ganda campuran dalam turnamen Prancis Terbuka 2018. Mereka adalah pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir atau akrab disapa Owi/Butet, dan pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Sementara, pasangan campuran lain Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja juga harus tersingkir pada laga pertama Prancis Terbuka 2018.

Baca juga: Jonatan balas kekalahan atas Sameer di Paris

Baca juga: Kevin/Marcus atasi ganda Jerman di Paris

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Rizki/Ketut singkirkan pasangan Thailand pada laga pertama Prancis Terbuka

Jakarta (ANTARA News) – Atlet bulu tangkis ganda putri Indonesia Rizki Amelia Pradipta/Ni Ketut Mahadewi Istarani mampu menyingkirkan pasangan putri Thailand Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai pada laga pertama turnamen Prancis Terbuka 2018 yang berlangsung di Paris, Prancis, Selasa.

Rizki/Ketut, seperti dipantau Antara di Jakarta, dari situs resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), menang dalam tiga gim 21-15, 18-21, 21-19 selama 77 menit permainan dalam turnamen tingkat Super 750.

“Pada gim kedua, kami sudah unggul tapi kehilangan fokus dan lengah. Lawan justru bermain seakan tanpa beban saat tertinggal dari kami,” kata Ketut tentang peluangnya bersama Rizki untuk menang dalam dua gim langsung seperti tercantum dalam situs resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Pelatih sektor ganda putri PBSI Eng Hian, menurut Ketut, memberikan tambahan semangat baginya dan Rizki ketika mereka kehilangan kesempatan menang pada gim kedua. “Pelatih minta kami untuk tidak kalah dari mereka dan kami berusaha untuk tidak menyerah dari lawan,” kata Ketut.

Sementara, Rizki mengaku kemenangannya atas pasangan peringkat delapan dunia itu dilatarbelakangi kemampuan untuk bermain lebih fokus secara individu.

“Kami memang fokus untuk mengalahkan pasangan Thailand itu sejak awal. Kami tahu mereka punya permainan yang bagus dan kami bermain sebagaimana biasanya,” kata Rizki.

Pada pertandingan putaran kedua yang akan berlangsung pada Kamis (25/10), Rizki/Ketut akan menghadapi pemain Bulgaria Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva. Pasangan kembar putri Bulgaria itu melaju ke putaran kedua setelah mengalahkan ganda putri Korea Selatan Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong pada pertandingan pertama 21-13, 21-18.

Indonesia juga mempunyai satu pasangan lain pada nomor ganda putri Prancis Terbuka 2018. Mereka adalah ganda Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Greysia/Apriani akan langsung bertandingan pada laga kedua setelah lawan mereka asal China Du Yue/Li Yinhui mengundurkan diri pada pertandingan pertama. Greysia akan menghadapi pemenang dari pertandingan antara pasangan Belgia Lise Jaques/Flore Vandenhoucke dengan pasangan India Jakkampudi Meghana/Poorvisha S Ram.

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Marcus-Kevin Juara Denmark Open

Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo (kiri) dan Marcus Fernaldi Gideon melakukan selebrasi ketika bertanding melawan ganda Jepang Takeshi Kamura dan Keigo Sonoda pada final Kejuaraan Denmark Open di Denmark, Minggu (21/10/2018). Pasangan Marcus/Kevin menjuarai Denmark Open 2018 setelah mengalahkan ganda putra Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dengan skor 21-15, 21-16. ANTARA FOTO/Humas PBSI/foc.

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Fung Permadi nilai pemain Djarum U-17 belum maksimal

Magelang (ANTARA News) – Manajer tim PB Djarum Fung Permadi menilai tim putri U-17 yang baru saja menjuarai Blibli.com Superliga Junior 2018 Piala Yuni Kartika dinilai belum maksimal karena masih melakukan kesalahan mendasar.

“Mereka mengeluarkan tenaga dan pikiran untuk bisa mencapai ini. Tapi banyak hal yang harus ditingkatkan termasuk pemain ganda,” kata Fung Permadi di GOR Djarum, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu.

Pada pertandingan final tim putri U-17, PB Djarum menang atas PB Jaya Raya dengan skor 3-1. Dari tiga kemenangan tersebut dua diantaranya dipersembahkan oleh pemain ganda. Menurut dia, meski memang banyak yang harus dibenahi.

“Pemain ganda banyak kesalahan mendasar. Tapi mereka (pemain ganda) banyak berperan karena ini pertandingan beregu. Evaluasi tetap kami lakukan,” katanya menambahkan.

Partai final, ganda PB Djarum yang turun pertama adalah pasangan Berliona Alam Pradisa/Indah Cahya Sari Jamil dan keduanya sukses menundukkan pasangan PB Jaya Raya, Lanny Tria Mayasari/Tryola Nadia dengan skor 21-15 dan 21-15.

Pasangan berikutnya adalah Khusnul Khatimah/Sinta Dewi Yuliani. Namun pasangan ini harus bersusah payah mengalahkan pasangan Maria Devanya/Mayang Permata. Meski menang, pasangan PB Djarum ini butuh tiga gim untuk memengkan pertandingan dengan skor 21-19, 18-21 dan 21-17.

Satu poin PB Djarum lainnya dipersembahkan oleh tunggal putri Aisha Galuh Maheswari. Pemain berusia 16 tahun ini menang dua gim langsung 21-14 dan 21-19 atas Tasya Farahnailan. Sedangkan poin Jaya Raya disumbangkan oleh Stephanie Widjaja yang mengalahkan Nurani Ratu Azzahra dengan skor 20-22, 21-19, 21-13.

“Pemain tunggal juga tidak akan luput dari evaluasi termasuk Galuh. Dia tidak boleh cepat puas. Galuh akan kami siapkan untuk kejuaraan internasional. Makanya kemampuannya harus ditingkatkan,” kata mantan pebulutangkis nasional itu.

Sementara itu Aisha Galuh Maheswari mengaku bermain lebih tenang di parti final jika dibandingkan saat semifinal. Pemain asal Banyumas itu mengaku tampil tanpa beban sehingga mampu mengendalikan permainan dan meraih kemenangan.

“Memang saya bermain lebih tenang meski menjadi tunggal kedua. Beban juga berkurang karena jika kalah masih ada pemain yang dibelakang,” kata peraih emas tunggal putri ASEAN School Games 2018 Malaysia itu. 

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Galuh penentu jalan PB Djarum ke final Superliga U-17

Magelang (ANTARA News) – Smes yang tidak begitu keras Aisha Galuh Maheswari ke sisi belakang sang lawan memastikan tim PB Djarum lolos ke final Blibli.com Superliga Junior 2018 U-17.

Kemenangan Galuh di partai penentu membuat tim asal Kudus itu menang 3-2 atas PB Exist.

Bertanding di GOR Djarum Magelang, Jawa Tengah, Jumat, Aisha Galuh Maheswari harus bermain tiga gim melawan pemain PB Exist, Imtyaz Yasmin dengan skor 21-14, 19-21, 21-18. Butuh bekerja keras untuk meraih kemenangan ini.

Setelah memastikan kemenangan bagi timnya, pemain yang pada hari ini genap berusia 16 tahun ini langsung menjatuhkan tubuhnya ke lapangan. Setelah itu langsung membentuk tanda cinta menggungakan tangannya yang ditujuan pada rekan satu timnya.

“Saya akui tadi sempat tegang karena sebagai pemain penentu. Banyaknya penonton juga membuat saya sering kehilangan fokus,” kata pemain kelahiran Banyumas, Jawa Tengah itu sambil tersenyum.

Menurut dia, pada gim pertama dirinya langsung menekan lawan. Kondisi ini memang sesuai dengan skenario pelatih dan hasilnya mampu menang dengan skor 21-14. Namun di gim kedua berbelik ditekan dan harus menerima kekalahan dengan skor 19-21. Di gim ketiga cukup ketat, namun Galuh mampu mengatasi tekanan lawan dan menang 21-18.

“Kami akui lawan bermain bagus terutama di net. Pelatih tadi juga sempat marah karena saya gak dengar instruksinya. Tapi akhirnya saya bisa menang,” kata peraih emas ASEAN School Games 2018 Malaysia itu.

Perjuangan PB Djarum ke final kejuaraan yang memperebutkan Piala Yuni Kartika sesuai prediksi. Bahkan, tim yang manajeri oleh Fung Permadi ini sempat unggul dua kemenangan lewat A’isyah Sativa Fatetani yang mengalahkan wakil PB Exist Irgi Aprilia dengan skor 21-18, 17-21 dan 21-19.

Kemenangan kedua diraih lewat pasangan Berliona Alma Pradisa/Indah Cahya Sari Jamil tanpa kesulitan menghadapi Fadillah Nur Hidayah/Shiva Nabila Putri, 21-11 21-17. Namun pada dua pertandingan berikutnya pemain PB Djarum harus mengakui keunggulan lawan sehingga membuat kedudukan menjadi 2-2.

Dalam kedudukan sama kuat ini mental pemain sangat diuji. Aisha Galuh Maheswari sebagai pemain penentu memang sangat diharapkan. Namun dalam perjalanannya tidaklah mulus karena lawan dari Exist terus memberikan perlawanan sengit dan memaksa pertandingan harus dilalui tiga gim.

“Semoga di final besok, Sabtu (20/10) saya tetap diturunkan oleh pelatih. Kalau diturunkan siap saja,” kata pemain murah senyum itu.

Pada partai final Blibli.com Superliga Junior 2018 U-17, tim PB Djarum akan berhadapan dengan PB Jaya Raya yang dipertandingan semifinal sebelumnya mengalahkan PB Mutiara Cardinal dengan skor 3-2. Pertandingan final diprediksi bakal ketat karena kemampuan pemain di kedua tim sama kuat. 

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.